Workshop Sinkronisasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), 14 Agustus 2021

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UHO) untuk memenuhi arus perubahan dan tuntutan era education 4.0,  link and match dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) maka diperlukan adanya sinkronisasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Spirit sinkronisasi kurikulum tersebut sejalan dengan visi FKIP UHO menjadi fakultas bermutu dengan layanan prima, menghasilkan insan cerdas komprehensif sebagai pendidik profesional, adaptif dan berkarakter mulia sesuai karakteristik wilayah pesisir, kepulauan, dan perdesaan. 

Rancangan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini sebagai upaya menjadikan FKIP UHO sebagai unit pengelola program studi dan jurusan untuk mewujudkan kultur belajar yang kreatif, inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Penyusunan rancangan kurikulum MBKM ini sebagai pelaksanaan atas Kebijakan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Pasal 18 yang menjelaskan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar bagi mahasiswa program sarjana atau sarjana terapan dapat dilaksanakan melalui: (1) mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam program studi pada PT sesuai masa dan beban belajar; dan (2) Mengikuti proses pembelajaran di dalam program studi untuk memenuhi sebagian masa dan beban belajar dan sisanya mengikuti proses pembelajaran di luar program studi lingkup FKIP UHO.

Melalui Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, mahasiswa memiliki kesempatan untuk 1 (satu) semester atau setara dengan 20 (dua puluh) sks menempuh pembelajaran di luar program studi pada Perguruan Tinggi yang sama; dan paling lama 2  (dua) semester atau setara  dengan  40  (empat puluh)  sks menempuh pembelajaran pada program studi yang sama di Perguruan Tinggi yang berbeda, pembelajaran pada program studi yang berbeda pada Perguruan tinggi yang berbeda; dan/atau pembelajaran di luar Perguruan Tinggi. Pembelajaran dalam kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan seperti persyaratan kemampuan, permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kinerja, target dan pencapaiannya.

Workshop menghadirkan dua orang Narasumber: (1) Dr. H. Syamsul Arifin, M.T (Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya dan (2) Dr. Nur Fauziyah, M.Pd (Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Gresik)